Rabu, 15 Maret 2017

Sikap Toleransi



Assalamu’alaikum Wr. Wb

Apa kabar akhi ukhti ? Semoga kabar baik ya, amin. Kami  juga kabar baik nih :D

Alhamdulillah, kali ini sesuai janji kami diartikel sebelumnya, kita akan kupas tuntas apa itu toleransi. Sebelumnya apa sih toleransi? Dari berbagai sumber yang pernah kami baca , Toleransi yaitu suatu sikap atau perilaku manusia yang tidak menyimpang dari aturan dimana seseorang mengahargai dan menghormati setiap tindakan yang orang lain lakukan serta tidak adanya deskriminasi dalam suatu kelompok,golongan,suku,ras,agama yang berbeda. Menurut istilah, Toleransi berarti suatu sikap dalam pergaulan diman terdapat rasa saling menghargai antar sesama manusia. Pada intinya, Toleransi adalah sikap saling menghargai dan menghormati adanya perbedaan.

Islam pun mengajarkan pada umatnya untuk bersikap toleransi. Dalam Q.S Al-Kafirun ayat 6 Allah berfirman yang artinya “ Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku.”Dari ayat tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa seharusnya kita bersikap menghormati, menghargai dan mengakui  adanya agama selain Islam. Tidak mengganggu agama lain baik dalam bentuk ucapan,perkataan maupun perbuatan.

Kita sendiri tinggal dalam sebuah negara yang terdiri dari bermacam macam suku yang memiliki kebudayaan sendiri, memeluk agama dan menganut kepercayaan yang berbeda beda.  Namun perbedaan tersebut bukanlah menjadi alasan untuk saling terpecah belah. Jika sikap toleransi dapat diterapkan dengan baik maka kerukunan dapat tercipatakan. Kerukunan adalah hal yang sangat penting untuk mencapai kesejahteraan dan ketentraman hidup.Bukankah islam juga mengajarkan tentang kedamaian?

Dizaman sekarang ini, sikap toleransi sangat diperlukan. Banyak diantara kita  yang kini lebih mudah terprovokasi dengan hal hal yang belum jelas kebenarannya. Mengatakan bahwa itu adalah sikap solidaritas, namun kenyataannya hal itu hanyalah sebuah perilaku untuk memecahbelah kerukunan dan kedamaian yang telah tercipta.Maka kita sebagai warga negara dan umat beragama yang baik haruslah saling menjaga toleransi hidup dalam kebinekaan dan keagamaan.

Berikut merupakan contoh sikap toleransi dalam lingkup agama :

  • Adanya sikap saling menghargai dan menghormati antar umat beragama
  • Menghormati kebebasan memeluk  agama sesuai kepercayaan masing-masing (hal ini juga telah diatur oleh UU RI 1945 Pasal 28 E ayat 1)

  • Menghormati kebebasan antar umat beragama dalam menjalnkan ibadahnya

Sesuatu yang kita lakukan pastilah karena ada alasan,dampak dan manfaat. Nah berikut ini merupakan manfaat apabila kita menerapkan benar adanya toleransi :

  • Hidup akan lebih tentram

  • Semakin kuatnya persatuan

  •  Mendapat pahala dari Allah SWT

  • Memeperat tali persaudaraan

Untuk menciptakan sikap toleransi dapat dilakukan dengan cara :

  • Saling tenggang rasa,menghargai dan menghormati antar umat beragama


  • Tidak memaksakan seseorang untuk memeluk aga tertentu

  • Melaksanakan ibadah sesuai agamanya


Dalam pelaksanaanya toleransi sebenarnya tidak hanya diterapkan di dalam agama dan kenegaraan saja ya, karena di semua hal yang kita lakukan pasti akan ada perbedaan. Tetapi perbedaan bukan berarti kita akan terpecah belah. Salah satu bentuk toleransi adalah saling memaafkan, apa sih memaafkan itu ? bagaimana hukumnya memaafkan ? apa sih manfaatnya untuk kita ?, apa hayooo ???, ya udah kita lanjut di artikel selanjutnya, jangan sampai ketinggalan ya.

Sampai disini dulu ya akhi,ukhti kita bertemu lagi nanti di artikel selanjtunya ya.
Wassalamu`alaikum wr.wb


Referensi  :
Q.S Al-Kafirun ayat 6
Salam artcounting!!!

JAMUR SAUS TIRAM


Bahan:
- 500 g jamur kancing
- 1 buah jagung manis, pipil
- 2 buah wortel
- 1 bongkol brokoli
- 2 siung bawang putih
- 5 buah cabai rawit besar (sesuai selera) 
- 2 ½ sdt garam
- 2 sdm gula pasir
- 1 sch saus tiram
- lada bubuk
- daun seledri

Langkah:
1. Iris jamur tipis memanjang
2. belah wortel menjadi 2 bagian, kemudian iris melintang
3. potong brokoli selaras dengan panjang wortel
4. cincang bawang putih
5. iris cabai rawit, kemudian tumis bersama bawang putih
6. tumis sampai harum. lalu masukkan semua sayuran
7. tambahkan saus tiram, garam, gula dan lada. aduk sampai bumbu merata
8. tutup dan tunggu selama ±5 menit
9. aduk sebentar kemudian angkat

Jamur saus tiram is ready to serve!!

Materi Aliran Seni rupa Seni Budaya


1.   Naturalisme

Pengertian :
Corak atau aliran dalam seni rupa yang berusaha melukiskan sesuatu obyek sesuai dengan alam (nature). Muncul pada abad ke-19. Ciri-cirinya obyek lukisan yang digambarkan diungkapkan seperti mata melihat. Untuk memberikan kesan mirip diusahakan bentuk yang persis, ini artinya proporsi, keseimbangan, perspektf, pewarnaan dan lainnya diusahakan setepat mungkin sesuai mata kita melihat.

Tokoh :
William Hogart dan Frans Hall, Raden Saleh, Abdullah Sudrio Subroto, Basuki Abdullah, Gambir Anom dan Trubus, Rembrandt.
          Karya :





2.   Realisme
Pengertian :
Aliran Realisme yaitu aliran yang menampilkan karya lukis apa adanya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari - hari dan berusaha agar lukisan seperti nyatanya tanpa ada tambahan lain. Corak seni rupa yang menggambarkan kenyataan yang benar-benar ada. Ciri-ciri Objek Lukisannya ditekankan bukanlah obyek tetapi suasana dari kenyataan tersebut.

Tokoh :
Gustove Corbert, Fransisco de Goya dan Honore Daumier, Thomas Couture


3.   Romantisme



Pengertian :
Corak dalam seni rupa yang berusaha menampilkan hal-hal yang fantastic, irrasional, indah dan absurd. Aliran ini melukiskan cerita-cerita romantis tentang tragedy yang dahsyat, kejadian dramatis yang biasa ditampilkan dalam cerita roma.

Ciri-Ciri :

Objek Lukisannya Penggambaran obyeknya lebih sedikit dari kenyataan, warna yang lebih meriah, gerakan yang lebih lincah, pria yang lebih gagah, wanita yang lebih lembut.
Tokoh : 
Theobore, Gerriwult, Raden Saleh.
·         Karya :
          " Berburu (Hunt), 1811-1880"
4.   Impresionisme



Pengertian :
Aliran ini mengutamakan kesan selintas dari suatu obyek yang dilukiskan. Tahun 1874.

Ciri-ciri Objek Lukisannya :
Dalam lukisan impressionisme obyek yang dihasilkan agak kabur dan tidak mendetail.

Tokoh :
Claude Monet, Aguste Renoir, Casmile Pissaro, SIsley, Edward Degas, Mary Cassat, Kusnadi, Solichin dan Afandi.



·         Karya :

Claude Monet  "A Path In Monet's Garden at Giverny"

5.   Ekspresionisme
Pengertian :
Aliran yang mengutamakan curahan batin secara bebas. Bebas dalam menggali obyek yang timbul dari dunia batin, imajinasi dan perasaan.

Ciri-Ciri Objek Lukisannya :
Obyek-obyek yang dilukiskan antara lain kengerian, kekerasan, kemiskinan, kesedihan dan keinginan lain dibalik tingkah laku manusia.

Tokoh :
Vincent Van Gogh, Paul Gaugiuin, Ernast Ludwig, Karl Schmidt, Emile Nolde, JJ. Kandinsky, Paul Klee, Affandi, Zaini dan Popo Iskandar, Edward Munch.
·         Karya :

Edward Munch "Scream"


6.   Kubisme
Pengertian :
Aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu. Pameran retpektif Cezanne yakni pada tahun 1907.
Ciri-ciri Objek Lukisannya :
Corak ini menggambarkan alam menjadi bentuk-bentuk geometris seperti segitiga, segi empat, lingkaran, silinder, bola, kerucut, kubus dan kotak-kotak.

Tokoh :
Gezanne, Pablo Picasso, Metzinger, Braque, Albert Glazes, Fernand Leger, Robert Delaunay, Francis Picabia dan Juan Gris.
·       Karya :

Pablo Picasso “ Gadis di Depan Cermin “

7.   Fauvisme
Pengertian :
Nama yang dijuluki kepada sekelompok pelukis muda yang muncul pada abad ke 20. Karena keliaran dari warna-warna itulah oleh kritikus Perancis Louis Vauxelles dilontarkan dengan nama Fauvisme.Pada abad ke 20.

Ciri-Ciri :
Objek Lukisannya warna-warna yang liar. Des fauves dalam bahasa Perancis artinya binatang liar.

Tokoh :
Henry Matisse, Andre Dirrain, Maurice de Vlamink, Rauol Dufi dan Kess Van Dongen.

·         Karya :

          Henri Matisse "La musique "
8.   Dadaisme
Pengertian:
Aliran yang dikatakan anti seni, anti perasaan dan cenderung merefleksi kekasaran dan kekerasan. Karyanya aneh seperti misalnya mengkopy lukisan Monalisa lalu diberi kumis, tempat kencing diberi judul dan dipamerkan. Dilakukan juga metode kolase seperti misalnya kayu dan rongsokan barang-barang bekas.Tahun lahir aliran seni ini adalah pada Perang Dunia ke-I.

Ciri-Ciri:
Objek Lukisannya seni yang tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi. Yang kemudian diungkapkan dalam bentuk main-main, secara sederhana dan kekanak-kanakan.

Tokoh:
Juan Gross, Max Ernst, Hans Arp, Marcel Duchamp dan Picabia.

9.Futurisme



Pengertian:
Aliran ini mengatakan keindahan gerak dan dipandang sebagai pendobrak aliran Kubisme yang dianggap statis dalam komposisi, garis dan pewarnaan. Tahun lahirnya lukisan ini adalah pada tahun 1909.

Ciri-Ciri:
Objek Lukisannya Futurisme mengabdikan diri pada gerak sehingga pada lukisan anjing digambarkan berkaki lebih dari empat.

Tokoh:
Umberto, Boccioni, Carlo Cara, Severini, Gioccomo Ballad an Ruigi Russalo.
·         Karya :
           
Carlo Carra "Cio Che M'ha Detto Il Tram"
10.Surealisme
Pengertian:
Surrelisme Lukisan dengan aliran ini kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di dalam mimpi. Pelukis berusaha untuk mengabaikan bentuk secara keseluruhan kemudian mengolah setiap bagian tertentu dari objek untuk menghasilkan sensasi tertentu yang bisa dirasakan manusia tanpa harus mengerti bentuk aslinya. Melukiskan suasana yang mencekam lengang menakutkan serta hal-hal yang fantastis.Aliran seni rupa ini mulai ada pada Tahun 1024.

Ciri-Ciri:
Objek Lukisannya corak surealis berusaha membebaskan diri dari kontrol kesadaran, menghendaki kebebasan yang selanjutnya ada kecenderungan menuju kepada realistis namun masih dalam hubungan-hubungannya yang aneh.
         
Tokoh:
Joan Miro, Salvador Dali darl Andre Masson. Di Indonesia bisa disebut Sudibio; Sudiardjo dan Amang Rahman.
·         Karya :

Salvador Dali  “Angela Of Dada Surrealisme 1971”
11. Pop Art (Popular Art)



Pengertian:
Nama aslinya adalah Popular Images. Seni ini muncul karena kejenuhan dengan seni tanpa obyek dan mengingatkan kita akan keadaaan sekeliling yang telah lama kita lupakan. Dalam mengambil obyek tidak memilih-milih, apa yang mereka jumpai dijadikan obyek. Tahun berkembang di Amerika pada tahun 1956.

Ciri-Ciri:
Objek Lukisannya menampilkan suasana sindiran, karikaturis, humor dan apa adanya.

Tokoh:
Tom Wasselman, George Segal, Yoseph Benys, Claes Oldenburg dan Cristo.
·         Karya :
Andy Warhol “Marilyn Monroe”
12. Post Modern (Kontemporer)

Pengertian
Seni yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang, atau karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu yang sedang dilalui.Aliran ini diperkenalkan kepada masyarakat Tahun70-an.

Ciri-Ciri:
Objek Lukisannya mengutamakan kebebasan berekspresi,dinamis dan tidak terikat aturan. Teknologi masa kini dipadukan dengan seni merupakan ciri khas aliran kontemporer.

Tokoh:
Sprinka, Jim Supankat, Nyoman Nuarta, dan Angelina P.

·         Karya :

Christo “Happening Art”